Begitu polosnya seorang bayi manusia, tiada keraguan sedikitpun dalam menepaki setiap langkah kehidupan. ia dilahirkan dari sebuah keluarga yang mendidiknya dengan begitu nyamanya, pendidikan yang benar dan pastinya itu adalah jalur keluarganya, yang mereka anggap jalan itulah yang terbaik dan paling benar.
Kedewasaan harus memaksa seorang anak manusia untuk menentukan arah. menempuh sebuah jalan kehidupanya sendiri. Sebuah jalan kehidupan yang kelak akan ia jadikan peta untuk keluarganya, dan juga anak - anaknya. Dan tentunya bukan selalu sebuah jalan lurus dengan aspal goreng yang tebal yang ia lalui, jalan berbatu dan berlubang adalah pemandangan yang tidak jarang ia temui. ataukah harus menghindari jalan berlubang.,?..atau mungkin menerjangya dengan keyakinan yang mantab dalam hati bahwa ia bisa melewatinya.
Walaupun penuh cabang dalam perjalanan kehidupan, yang pasti ia akan kembali ke jalan yang akan menuju tujuan akhir dari perjalanan yang terasa begitu panjang dan melelahkan ini
Selalu tapaki setiap jalan yang telah dipilih, jangan pernah berhenti ...dan tanyakanlah..apakah di ujung jalan ini adalah tujuan dari semua tujuan hidup...?
Komentar
Posting Komentar