Mengenang keberhasilan hidup memang sungguh menyenangkan, hati bungah dan rasa yang salalu membara untuk mencapai keberhasilan yang lebih menjulang tingi. Namun apabila kesombongan yang tiba - tiba melesat, dan mengobrak abrik datangya semangat, yang ada hanya diam. Langkah sudah di hentikan, karena kesombongan meninggikan rasa kepuasan. Jadi,..Harus tidak mudah merasa puas?..yang ada rasa bersyukur menjadi berkurang. kalo sudah berkurang dan bahkan hilang, jadinya kenikmatan demi kenikmatan dari keberhasilan itu menjadi berkurang juga. Rasa puas dan nikmat dari sebuah keberhasilan yang telah di capai menjadi pudar. Ambisius tinggi akhirnya.,tapi tidak buruk juga seperti itu.,!..,Yang jelas hidup harus terkonsep dengan matang, mau mengikuti arus atau kukuh dengan pendirian, itu adlah konsepnya, kalau perlu di rapatkan dulu siang malam demi sebuah konsep super matang.
welirang-ku
Belum sempat untuk mengenalmu, Hanya sebatas tahu, mungkin itu sudah cukup bagiku. atau karena mungkin tiada lagi kesempatan untuk mencumbuimu. Aku ingin selalu berada di sampingmu, sayangku. bercerita tentang keindahanmu, seperti saat itu, ketika cinta menjadi tabu, aku dan kau hanyut dalam gelapnya hutan pondokan. Dan ketika saat itu tiba, saat dimana semua orang tahu, masihkah kau akan selalu duduk disampingku, memandangiku dengan tatapan yang tak pernah aku mengerti. haruskah aku kembali, untuk menanyakan tatapanmu. Inginku menjadikanmu ratuku, Dan biarkan aku mendekapmu, sayangku. hingga arjuna menjadi cemburu.
Komentar
Posting Komentar