LIBURAN bersama MBAH SAMI

Liburan bersama mbah sami, Tawang Mangu, Karanganyar Jawa Tengah. air terjun yang lumayan terkenal di kalangan treveler. memang keindahan panorama alamnya sungguh memikat hati. Siapa saja yang pernah ke sana pasti menjadikan tawang mangu sebagai baan perbincangan yang tidak ada habis - habisnya. Inilah yang membuat mbah Sami(neneku), terpincut dan tergila - gila ingin pergi ke Tawangmangu atau biasa oarang menyebutnya grojogan sewu(pancuran seribu).
Minggu pagi bersama 3 pemuda tanggung, tanggung umurnya, tanggung besarnya, tanggung gantengya, dan tanggung - tanggung yang lain..hehehe. Mbah sami bergegas pergi ke Tawang mangu.
Perjaanan menuju lokasi aman terkendali, setelah keluar dari perkotaan kota karanganyar, mbah sami dan para pengawalnya disuguhi oleh keindahan kabut gunung lawu, gunung lawunya g kelihatan karena tertutup kabut. Sampai di lokasi kami memutuskan untuk parkir motor di parkiran atas dan seorang pengawal lainya di parkiran bawah. tujuanya, klo entar pas mau keluar area biar mbah sami keluar lewat bawah saja.
Dan saat memasuki area TW(tawang mangu)pun dimulai. Betapa kagetnya mbah sami setelah melihat ratusan anaktangga menurun yang tidak habis2..itu masuknya menurun, gimna kalo pulangya, naik mendaki gunung. tapi tenang para ajudan sudah memperkirakan yang terbaik untuk queen sami. Jadi pulangya lewat jalan bawah (river hill).
Memasuki area air terjun yang sangat terkenal itu, mbah sami sudah tidak bisa menahan ambisinya untuk segera bercengkrama dengan air terjun impianya itu. para ajudanpun kewalahan mengawal quuen sami yang semakin tidak terkendali. Dan akhirnya dengan susah payah dan perjuangan yang lebih besar dari biasanya, mbah sami dan para ajudanpun mampu mencapai lokasi air terjun. Tanpa berlama - lama langsung mabh sami raup (cuci muka)..(ini gara2 ajudan heri yang mengatakan:"we nggko pomo raup neng kono isoh awet enom lho mbah..")


.Setelah puas bercengkrama dengan air, akhirnya mabh sami dan para ajudanpun memutuskan untuk turun, tapi sebelum keluar lokasi wisata tidak afdhol rasanya kalo belum mencicipi sate kelinci khas TW yang terkenal itu.
Seperti yang telah direncanakan dari awal mbah sami keluar lewat gerbang river hill. dan seterusnya mbah sami dan para ajudan menuju lokasi selanjutnya. kebun strawberi.
Kebun stawberi terletak di cemoro sewu, jalur pendakian bari para pendaki gunung lawu. terlatak 1500 mdpl, cemoro sewu menjadi tempat yang cukup dingin bagi para pemula. dari TW berjarak 5 km. jalan yang selalu menanjak membuat penjalanan menjadi terasa lebih jauh.
Mbah sami dan para ajudan langsung menuju cemoro sewu untuk panen buah strawberi, buah starwberi di panen tiap 2 hari sekali, karena pada waktu 2 hari tersebut buah sttrawberi sudah matang sempurna dan apabila tidak segera dipanen maka buah akan menjadi busuk dan tidak bisa dimakan(eman - eman).
Memasuki kebun strawberi para pengunjung dikenai biaya 50.000 untuk membawa pulang 1 kg buah strawberi. namun karena mbah sami telah memperoleh kekuatan dari hasil raup di grojogan sewu tadi, jadi mbah sami dan para ajudan hanya membayar 40.000 untukmembawa pulang 1 kg strawberi dan makan sepuasnya di tempat(asal tidak ketahuan penjaga kebun..hehehe).

Setelah puas dan kenyang menyantap stowberi mbah sami dan para ajudanpun turun gunung. Rencana sebelumnya ingin ke makan pak Harto, astana giribangun. tapi karena waktu sudah cukup sore jadi rencana untuk hari itu dibatalkan, mungkin lain waktu bila ada kesempatan bisa berkunjung ke astana giri bangun bersama quuen sami.
Acara hari itu ditutup dengan makan bakso mantep di mojosongo, mie ayam bakso ceker spesialnya enake pool, tapi kuahnya dikit.
Sampai di kediaman quuen sami pukul 18.30 WIB. hari ini sukses.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

perjuanagn dan motivasi